Membuka Usaha Jual Es Batu

By | December 27, 2016

peluang usahaIndonesia memiliki dua iklim yakni hujan dan kemarau. Pada saat musim hujan cuaca akan terasa begitu dingin karena hujan yang terus mengguyur membuat suhu udara pun menurun. Makanan yang nantinya paling banyak diburu pun makanan berkuah yang disajikan hangat-hangat dan memiliki cita rasa yang enak seperti mie instan, bakso dan jajanan lainnya. Nah berbeda dengan musim hujan, musim panas ataukemarau justru sebaliknya. Orang-orang akan lebih untuk memilih makanan atau minuman yang segar dan dingin. Makanan yang mungkin akan sangat digemari adalah makanan yang tentunya bisa menyegarkan suasana seperti rujak yang memiliki rasa yang pedas dan terdiri dri berbagai macam irisan buah-buahan tropis yang segar.

Untuk makanannya mungkin sudah ada rujak atau berbagai macam menu yang bisa menyegarkan suasanan lainnya. Sebagai pendamping makanan tentu ada minuman yang wajib untuk melepaskan dahaga saat cuaca sedang panas-panasnya. Cuaca yang panas bisa menjadi salah satu alternatif untuk anda bisa berjualan es batu di rumah anda. Usaha yang satu ini tidak memerlukan banyak modal untuk bisa memulainya. Anda hanya memerlukan air matang yang siap untuk dijadikan es, plastik, karen dan tentunya kulkas yang siap membekukan air yang telah anda taruh di dalam plastik tersebut.

Berjualan es batu bisa menjadi sebuah peluang bisnis yang cukup mudah untuk dilakukan dan tidak membutuhkan banyak tenaga dan juga usaha. Jika anda sudah memiliki modal diatas dan juga sudah bisa memulai usaha bisis jua es batu. Dengan berjualan es batu anda juga bsia menjadi pemasok es batu untuk rumah makan yang berada di sekitaran rumah tangga. Hal ini tentu akan mengundang lebih banyak lagi keuntungan yang bisa diperhitungkan dan sangat sayang jika anda lewatkan.

Dengan berjualan es batu selain anda bisa mendapatkan keuntungan dari menjualnya. Anda juga bisa menggunakannya sendiri untuk kebutuhan anda. Berjualan es batu memang sangat mudah untuk dilakukan dan tidak memerlukan banyak waktu, biaya produksi, dan modal lainnya.

Related posts: