Efek Samping Dari Penyembuhan Gejala Kanker Serviks

By | November 30, 2016

gejala kanker serviksKanker serviks digolongkan sebagai penyakit kronis yang sangat mengancam manusia terutama kaum hawa. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang bernama human papilloma virus atau yang lebih dikenal sebagai HPV yang mana virus ini menyerang organ kewanitaan dengan menimbulkan berbagai macam gejala kanker serviks yang berbahaya. Virus ini memiliki 2 tipe yaitu tipe 16 dan 18, masing-masing dari tipe tersebut memiliki kesamaan yaitu sebagai pemicu kanker meskipun dalam jangka waktu dari mulai penyerangan hingga menjadi penyakit kanker cukup lama yaitu hitungan tahun. Meskipun pada awalnya penyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang bagian organ kewanitaan, faktor penyebab lain pemicu kanker serviks ini antara lain kekurangan vitamin, asam folat dan penularan langsung dari penderita kanker serviks melalui cairan.

Apa Saja Efek Samping Dari Penyembuhan Gejala Kanker Serviks?

Kanker serviks yang di derita oleh para perempuan biasanya sudah bersarang lama dalam organ kewanitaannya namun hanya dapat terdeteksi setelah sel kanker menyebar secara menyeluruh pada organ kewanitaan. Biasanya dapat terdeteksi setelah timbul gejala-gejala kecil namun intensitas datangnya gejala tersebut cukup dalam waktu yang lama. Gejala kanker serviks yang secara umum terjadi pada perempuan adalah rasa nyeri pada bagian tubuh tertentu seperti paha dan panggul, terasa sakit jika buang air kecil, pada saat waktu menstruasi darah yang keluar cukup banyak dan berlangsung pada waktu yang sangat lama, mengalami keputihan yang tidak wajar dengan bau yang tidak sedap dan lain sebagainya. Gejala tersebut tidak selalu sama di alami oleh penderita kanker serviks dari satu ke yang lainnya.

Jika telah timbul gejala kanker serviks tersebut, pengobatan yang biasa di tempuh adalah dengan melakukan operasi, kemoterapi, radioterapi, cyrocugery, pembedahan dengan laser dan lain sebagainya. Dalam proses penyembuhan kanker terkadang memiliki efek samping seperti infeksi pada saluran buang air kecil sehingga terkadang menimbulkan rasa sakit, resiko infeksi pada beberapa bagian organ tubuh lainnya, tumbuhnya sel kanker berikutnya dan lain sebagainya.

Related posts: